{
  "nama_kelompok": "WEAVER",
  "topik_penugasan": "Pentingnya Memahami Kebutuhan Pengguna sebelum Membuat Sistem Informasi",
  "penilaian": {
    "kelengkapan_berkas": {
      "skor": 75,
      "checklist": {
        "cover": false,
        "daftar_isi": true,
        "abstrak": false,
        "pendahuluan": {
          "latar_belakang": true,
          "rumusan_masalah": true,
          "tujuan": true
        },
        "pembahasan": true,
        "penutup": true,
        "daftar_pustaka": true
      },
      "bagian_yang_kurang": [
        "Cover (Halaman Judul lengkap beserta Nama, NIM, Prodi, Fakultas, Perguruan Tinggi, dan Tahun)",
        "Abstrak"
      ],
      "alasan_dan_bukti": "Dokumen langsung diawali dengan judul dan Daftar Isi pada halaman pertama tanpa menyertakan halaman Cover resmi yang memuat identitas mahasiswa dan institusi. Selain itu, bagian Abstrak juga tidak ditemukan sebelum Bab Pendahuluan. Terdapat 2 komponen struktur wajib yang terlewat sehingga skor berada pada jenjang 75."
    },
    "format_penulisan": {
      "skor": 50,
      "temuan_inkonsistensi": [
        "Keberadaan simbol Markdown ('#', '##', '###') yang tidak di-render atau tidak dihapus pada judul bab dan sub-bab",
        "Daftar Isi tidak memuat nomor halaman rujukan untuk setiap bab dan sub-bab",
        "Inkonsistensi jenis huruf (kombinasi jenis font Calibri dan Times New Roman berdasarkan hasil audit metadata)"
      ],
      "alasan_dan_bukti": "Format naskah memiliki 3 ketidaksesuaian utama terhadap kaidah baku artikel ilmiah: munculnya sintaks markdown mentah seperti '# 1. PENDAHULUAN' dan '### 2.1 Identifikasi Masalah' pada teks isi, Daftar Isi yang hanya berupa daftar teks tanpa titik penuntun dan nomor halaman, serta ketidakkonsistenan font pengantar dan bodi teks."
    },
    "kesesuaian_topik": {
      "skor": 100,
      "analisis_keselarasan": "Seluruh bagian dokumen sangat selaras dan fokus membahas pentingnya pemahaman kebutuhan pengguna sebelum merancang dan membangun sistem informasi.",
      "bagian_menyimpang": [],
      "alasan_dan_bukti": "Rumusan masalah, elaborasi pembahasan (identifikasi kesenjangan, kebutuhan fungsional/non-fungsional, pendekatan human-centered design), hingga rekomendasi penutup konsisten menjawab urgensi analisis kebutuhan pengguna secara komprehensif."
    },
    "solusi_dan_inovasi": {
      "skor": 80,
      "analisis_solusi": "Solusi yang ditawarkan sangat aplikatif, realistis, dan sistematis dalam 7 tahapan rekayasa kebutuhan perangkat lunak, namun gagasannya masih bersifat konvensional mengikuti best-practice standar industri.",
      "alasan_dan_bukti": "Bagian 2.3 menyajikan langkah runut mulai dari penentuan pemangku kepentingan, teknik elisitasi, dokumentasi kebutuhan, penentuan prioritas, prototyping, validasi, hingga pengujian kegunaan. Langkah-langkah ini sangat tepat guna, meskipun belum memuat sentuhan kebaruan atau inovasi metodologis khusus."
    },
    "kelengkapan_konten_artikel": {
      "skor": 82,
      "analisis_substansi": "Substansi artikel memiliki kedalaman konseptual yang baik, didukung sitasi ilmiah bereputasi (Davis, Nielsen, Wiegers, ISO 9241-210), serta penyajian alur berpikir yang runtut dari latar belakang hingga simpulan.",
      "alasan_dan_bukti": "Artikel berhasil menguraikan perbedaan kebutuhan fungsional dan non-fungsional dengan contoh konkret sistem informasi akademik universitas. Analisis akan semakin kuat apabila dilengkapi data empiris atau studi kasus kegagalan sistem spesifik di lapangan."
    }
  },
  "rekap_nilai": {
    "skor_kelengkapan_berkas": 75,
    "skor_format_penulisan": 50,
    "skor_kesesuaian_topik": 100,
    "skor_solusi_inovasi": 80,
    "skor_kelengkapan_konten": 82,
    "catatan_juri_ringkas": "Materi dan substansi ilmiah sangat relevan serta didukung literatur yang kuat, namun dokumen perlu pembenahan serius pada kelengkapan Cover, Abstrak, dan pembersihan format Markdown mentah.",
    "kelebihan": [
      "Topik dan materi sangat relevan dengan penugasan serta alur pembahasan mengalir secara logis.",
      "Didukung referensi dan landasan teori ilmiah yang sangat kuat dan kredibel (ISO 9241-210, Davis TAM, Nielsen, Wiegers).",
      "Solusi 7 langkah terstruktur sangat aplikatif dan relevan dengan praktik rekayasa kebutuhan sistem informasi."
    ],
    "saran_perbaikan": [
      "Lengkapi struktur dokumen wajib dengan menyertakan Halaman Cover resmi (identitas anggota & instansi) serta Abstrak yang merangkum keseluruhan artikel.",
      "Bersihkan simbol format mentah Markdown (#, ##, ###) sebelum melakukan ekspor ke format PDF agar hierarki heading rapi secara visual.",
      "Lengkapi Daftar Isi dengan titik penghubung dan nomor halaman yang sesuai.",
      "Pastikan konsistensi tipografi dengan hanya menggunakan satu standar font ilmiah resmi (misalnya Times New Roman secara menyeluruh)."
    ]
  }
}